6 Kesalahan Fatal Saat Charge Baterai Smartphone!

Hello Nokia Friends,  Siapa aja nih yang suka panik kalo lagi di luar rumah eh baterainya tinggal dikit atau baterainya abis karena maen game terus-terusan, dan lain-lainnya??  Mengisi daya smartphone memang sangat mudah, namun ada beberapa hal yang tidak bisa dianggap remeh.

6 Kesalahan Fatal Saat Charge Baterai Smartphone!

jakartadogdown jakartadogdown
✭✭  /  edited February 12
Hello Nokia Friends, 

Siapa aja nih yang suka panik kalo lagi di luar rumah eh baterainya tinggal dikit atau baterainya abis karena maen game terus-terusan, dan lain-lainnya?? 

Mengisi daya smartphone memang sangat mudah, namun ada beberapa hal yang tidak bisa dianggap remeh. Jika hal ini terus menerus dilakukan maka akan terjadi kerusakan baterai secara fatal lho.


Nah ane punya beberapa tips nih buat Nokia Friends agar smartphone dapat lebih awet lagi.
Sayangkan kalo tiap tahun harus ganti baterai hehehe, cekidot gans.

1. Nunggu 0-100% baru di cas

Kita sering banget nih, nunggu sampe persentase baterai 5 atau 0 persen baru dicas. Tau ga sih, kalo hal ini sangat tidak disarankan karena dapat memperpendek umur baterai. Tapi kalo memang lagi emergency atau darurat gak apa-apa lah sekali-kali, namun jangan dibiasakan ya gans.

Sebaiknya, kalian lebih baik mulai cas jika baterainya sudah di bawah 30 atau 40 persen. Pengisian dengan interval 40-80 persen adalah kisaran yang direkomendasikan. Lalu gimana jika pengin dicas hingga 100 persen, boleh-boleh saja, asal jangan lupa dicabut ya gans hehe.

2. Bermain gim atau melakukan panggilan saat sedang cas

Kalian mungkin berpikir pemakaian baterai terbesar pada smartphone adalah paket data semua koneksinya. Lalu kalian lebih memilih untuk mematikan semuanya tapi tetap bermain gim saat mengecas ponsel.

 Kalian bertanya-tanya gak? Mengapa baterai begitu lama terisi saat bermain gim? Kabar buruknya, grafis gim, menonton, dan video sesungguhnya lebih mengurasi baterai kalian lebih cepat ketimbang browsing di internet.

Selain itu, melakukan panggilan telepon dengan durasi yang lama saat mengecas hape juga tidak disarankan karena akan menyebabkan panas di hape dan bisa berakibat ledakan yang dapat merusak bagian tubuh kita.

3. Menggunakan aksesori cas yang bukan original atau abal-abal

Menggunakan charger palsu itu bukanlah pilihan terbaik. Karena menggunakan charger bukan original dengan otomatis akan merusak ponsel kalian secara bertahan. 

Kita sering banget soalnya, charger bawaan hilang lalu karena susah carinya, jadinya beli charger asal-asalan di tempat yang tidak jelas, itu yang bisa bikin baterai smartphone kalian jadi cepet rusak bahkan bisa menyebabkan smartphone matot alias mati total.

 Maka itu gunakan charger original ya gans

4. Menggunakan powerbank terlalu sering

Saat ini ga dipungkiri, memang powerbank itu alat yang berguna banget apalagi di saat kita kehabisan baterai di tengah jalan. Tapi taukah gak gaes? Panas yang dipancarkan dari pengisian power bank akan merusak baterai ponsel kamu juga lho!

Oleh karena itu, lebih baik menggunakan metode pengisian biasa dan memakai power bank hanya benar-benar dalam keadaan emergency.
Selain itu, kalian harus menggunakan powerbank dari merek yang jelas, rajin-rajin baca review atau buka youtube yang membahas powerbank, bahas bagaimana cara membandingkan powerbank asli atau palsu. setelah itu barulah kalian hunting powerbank di toko online atau offline.

5. Cas semalaman tanpa mengaktifkan battery management

Kalau dulu, charge baterai semaleman bisa bikin baterai kembung. Tapi sekarang dengan seiring majunya teknologi, sebenarnya bukan hal yang menjadi masalah untuk charge semaleman. Tapi, tentunya dengan mengaktifkan battery management seperti yang ada di Nokia. Jadi ketika baterai sudah full, maka aliran listrik pun otomatis akan berhenti dan ponsel pun aman.

6. Cas di atas kasur

Untuk memudahkan biasanya kita taruh hape di kasur dan sekalian dicas, tapi tau gak itu sebenarnya berdampak buruk lho. Panas yang dihasilkan ketika sedang mengisi baterai akan semakin bertambah ketika berada di tempat yang empuk.
Maka itu sebaiknya cas di tempat yang keras seperti meja atau lantai.

Itulah dia 6 kesalahan dalam mengecas smartphone yang sering dilakukan. 

Jadi gimana Nokia Friends?
jangan asal-asalan mengecas ponsel kalo baterai dan smartphone kalian mau awet ya!

Comments

  • Punya saya nokia 6,setelah update oreo 8.1 baterai terasa boros dari sebelumnya dan fitur dolby atmos tidak berfungsi untuk nada dering.ada kah solusinya?terima kasih
  • Putuwarok said:
    Punya saya nokia 6,setelah update oreo 8.1 baterai terasa boros dari sebelumnya dan fitur dolby atmos tidak berfungsi untuk nada dering.ada kah solusinya?terima kasih
    ane barusan baca-baca katanya banyak yang alamin boros setelah apdet ke oreo
    coba ikutin ini deh

    masuk ke 
    settings
    trus di bagian atas ketik carrier services
    ada pilihan force stop diklik aja
    setelah itu di bagian sudut kanan atas ada tiga titik, di klik - uninstall updates
    setelah kelar semua
    restart hape


  • Chillrend Chillrend
    ✭✭  / 

    5. Cas semalaman tanpa mengaktifkan battery management

    Kalau dulu, charge baterai semaleman bisa bikin baterai kembung. Tapi sekarang dengan seiring majunya teknologi, sebenarnya bukan hal yang menjadi masalah untuk charge semaleman. Tapi, tentunya dengan mengaktifkan battery management seperti yang ada di Nokia. Jadi ketika baterai sudah full, maka aliran listrik pun otomatis akan berhenti dan ponsel pun aman.


    Dimana gan, saya gak nemu ?, penting banget ini fitur wkwkwk.
  • Chillrend Chillrend
    ✭✭  /  edited February 12

    1. Nunggu 0-100% baru di cas

    Kita sering banget nih, nunggu sampe persentase baterai 5 atau 0 persen baru dicas. Tau ga sih, kalo hal ini sangat tidak disarankan karena dapat memperpendek umur baterai. Tapi kalo memang lagi emergency atau darurat gak apa-apa lah sekali-kali, namun jangan dibiasakan ya gans.

    Sebaiknya, kalian lebih baik mulai cas jika baterainya sudah di bawah 30 atau 40 persen. Pengisian dengan interval 40-80 persen adalah kisaran yang direkomendasikan. Lalu gimana jika pengin dicas hingga 100 persen, boleh-boleh saja, asal jangan lupa dicabut ya gans hehe.

    2. Bermain gim atau melakukan panggilan saat sedang cas

    Kalian mungkin berpikir pemakaian baterai terbesar pada smartphone adalah paket data semua koneksinya. Lalu kalian lebih memilih untuk mematikan semuanya tapi tetap bermain gim saat mengecas ponsel.

     Kalian bertanya-tanya gak? Mengapa baterai begitu lama terisi saat bermain gim? Kabar buruknya, grafis gim, menonton, dan video sesungguhnya lebih mengurasi baterai kalian lebih cepat ketimbang browsing di internet.

    Selain itu, melakukan panggilan telepon dengan durasi yang lama saat mengecas hape juga tidak disarankan karena akan menyebabkan panas di hape dan bisa berakibat ledakan yang dapat merusak bagian tubuh kita.

    3. Menggunakan aksesori cas yang bukan original atau abal-abal

    Menggunakan charger palsu itu bukanlah pilihan terbaik. Karena menggunakan charger bukan original dengan otomatis akan merusak ponsel kalian secara bertahan. 

    Kita sering banget soalnya, charger bawaan hilang lalu karena susah carinya, jadinya beli charger asal-asalan di tempat yang tidak jelas, itu yang bisa bikin baterai smartphone kalian jadi cepet rusak bahkan bisa menyebabkan smartphone matot alias mati total.

     Maka itu gunakan charger original ya gans

    4. Menggunakan powerbank terlalu sering

    Saat ini ga dipungkiri, memang powerbank itu alat yang berguna banget apalagi di saat kita kehabisan baterai di tengah jalan. Tapi taukah gak gaes? Panas yang dipancarkan dari pengisian power bank akan merusak baterai ponsel kamu juga lho!

    Oleh karena itu, lebih baik menggunakan metode pengisian biasa dan memakai power bank hanya benar-benar dalam keadaan emergency.
    Selain itu, kalian harus menggunakan powerbank dari merek yang jelas, rajin-rajin baca review atau buka youtube yang membahas powerbank, bahas bagaimana cara membandingkan powerbank asli atau palsu. setelah itu barulah kalian hunting powerbank di toko online atau offline.

    5. Cas semalaman tanpa mengaktifkan battery management

    Kalau dulu, charge baterai semaleman bisa bikin baterai kembung. Tapi sekarang dengan seiring majunya teknologi, sebenarnya bukan hal yang menjadi masalah untuk charge semaleman. Tapi, tentunya dengan mengaktifkan battery management seperti yang ada di Nokia. Jadi ketika baterai sudah full, maka aliran listrik pun otomatis akan berhenti dan ponsel pun aman.

    6. Cas di atas kasur

    Untuk memudahkan biasanya kita taruh hape di kasur dan sekalian dicas, tapi tau gak itu sebenarnya berdampak buruk lho. Panas yang dihasilkan ketika sedang mengisi baterai akan semakin bertambah ketika berada di tempat yang empuk.
    Maka itu sebaiknya cas di tempat yang keras seperti meja atau lantai.

    Itulah dia 6 kesalahan dalam mengecas smartphone yang sering dilakukan. 

    Jadi gimana Nokia Friends?
    jangan asal-asalan mengecas ponsel kalo baterai dan smartphone kalian mau awet ya!

    Betulin + nambahin sedikit deh gan hehe.

    1. Benar sekali, simplenya silahkan charge ponsel kita selagi bisa. usahakan jangan biarkan baterai ponsel kurang dari 20%. Karena baterai ponsel (li-ion) punya 'Charging cycle' yang akan habis dalam sekitar 300-500 cycle sebelum menunjukan tanda tanda pengurangan performa. 1 cycle berarti baterai di charge dari keadaan 0% hingga 100%, dengan menunggu baterai sampai 0% dan men-charge nya sampai 100% maka baterai akan kehilangan 1 cycle.

    2. Yep, benar. Baterai ponsel kita terbuat dari elemen kimia bernama 'lithium', jika elemen ini terpapar suhu yang sangat panas, akan mudah sekali meledak/terbakar. Jangan melakukan aktifitas berat yang membuat suhu ponsel panas pada saat charging (gaming, menelepon dengan waktu yang lama, dll.). Browsing, atau liat instagram gakpapa lah, asal jangan lama-lama hehe.

    3. Pasti. selalu gunakan aksesoris asli dari manufaktur ponsel kita, jika memang ingin menggunakan aksesoris dari vendor lain, pastikan : voltase, dan arus yang diberikan oleh charger sama dengan charger yang diberikan dari manufaktur ponsel, dan pilih brand yang sudah ahli dalam membuat/manufaktur alat listrik (Anker, Aukey, dll.)

    4. Yang ini agak debatable juga, kebanyakan power bank yang dijual di toko online di indonesia ini agak semu atau bisa dibilang kw, kalau mau beli powerbank silahkan survei dulu brand mana yang memang terkenal punya powerbank. Kalau powerbank nya bagus, saya rasa tak masalah untuk charge dari powerbank.

    5. Big wrong. setelah saya baca-baca di internet, ternyata kebanyakan ponsel masih menggunakan 'trickle-chargingpada saat baterai sudah sampai 100% (entah untuk ponsel nokia). Fitur yang dijelaskan bang @jakartdogdown memang sudah ada di Notebook/Laptop yang akan memutus aliran listrik dari charger ke baterai pada saat baterai sudah mencapai 80% (tidak pada saat 100%) dan perangkat akan menggunakan aliran listrik dari charger untuk beroperasi (baterai dalam keaadan idle). Untuk Trickle Charging di kebanyakan ponsel ini, perangkat tidak akan menggunakan aliran listrik dari charger untuk beroperasi tetapi masih menggunakan aliran dari baterai, sehingga ketika kapasitas baterai turun ke sekitar 99% (seiring dengan pemakaian baterai pada saat posisi ponsel idle) komponen charger akan berusaha untuk mengisi lagi sampai 100%, dan memutus lagi jika sudah sampai 100%, hal ini akan membuat ponsel sedikit panas dan akan mengurangi umur baterai. Intinya jangan charge ponsel semalaman. Hal ini berkaitan dengan tipe baterai dan bukan dari software battery management.

    6. Benar, panas yang dikeluarkan dari ponsel akan terperangkap didalam pori pori dari permukaan empuk, disarankan juga untuk melepas case pada saat charging.

    Regards.
  • Aldi Oktaviandi Aldi Oktaviandi
    ✭✭  / 
    Chillrend said:

    5. Cas semalaman tanpa mengaktifkan battery management

    Kalau dulu, charge baterai semaleman bisa bikin baterai kembung. Tapi sekarang dengan seiring majunya teknologi, sebenarnya bukan hal yang menjadi masalah untuk charge semaleman. Tapi, tentunya dengan mengaktifkan battery management seperti yang ada di Nokia. Jadi ketika baterai sudah full, maka aliran listrik pun otomatis akan berhenti dan ponsel pun aman.


    Dimana gan, saya gak nemu ?, penting banget ini fitur wkwkwk.
    Sebenarnya hal ini sudah otomatis aktif dari awal tanpa perlu melakukan penyettingan, direkomendasikan menggunakan charger bawaan. Tanda aliran listrik terputus adalah adapter akan menjadi dingin setelah charge menyentuh 100%.
Sign In or Register to comment.